Inilah Peran Ayah Dalam Mendukung Proses Menyusui

Inilah Peran Ayah Dalam Mendukung Proses Menyusui

Kesuksesan menyusui harus didukung banyak pihak, terutama ayah si bayi. Yup, peran ayah sangatlah penting agar proses menyusui Ibu lancar. Sebagian orang disekitar saya masih banyak yang menganggap bahwa menyusui merupakan urusan ibu (baca:  perempuan saja). Padahal keberhasilan Ibu dalam menyusui bergantung juga support dari keluarga terdekat, terutama suami/ayah.

Pada umumnya, perempuan/ibu setelah melahirkan akan menghadapi dilematis dalam diri dan ditambah lagi perubahan hormon kehamilan ke hormon menyusui. Belajar dari pengalaman saya, istri saya mengalami dilematis antara tetap menyusui pasca lahiran caesar dengan kondisi satu ruangan dengan bayi atau istirahat dengan kondisi bayi diberikan susu formula di ruangan bayi. Saya meminta pada pihak RS bahwa saat itu bayi saya harus satu ruangan dengan istri saya. Bagi saya, menemani istri saat menyusui dan memberikannya semangat adalah kewajiban saya sebagai seorang ayah baru.

Sumber foto : unsplash.com

Berikut beberapa peran Ayah dalam mendukung proses menyusui:

1. Menemani istri dalam ruang persalinan

Sayangnya, untuk peran yang satu ini tidak bisa saya lakukan, bukan karena merasa takut atau tidak siap melihat darah. Saya dan istri sudah menanyakan hal ini ke dokter kandungan dan pihak RS, namun karena alasan prosedur saya tidak dibolehkan masuk dalam ruang operasi caesar. Padahal menurut saya hal ini sangat penting dilakukan ayah karena membuat si Ibu lebih rileks dan menyakinkan ibu bahwa dia ia tidak sendirian berjuang melahirkan si kecil. Selain itu, ayah juga bisa mensupport Ibu melakukan IMD (Inisiasi Menyusu Dini). Ohya, ayah juga bisa merekam atau mengambil foto ketika momen persalinan terjadi, hehe.

2. Menemani ibu menyusui saat malam hari

Pada malam hari, biasanya bayi newborn selalu menangis dan bangun 2-3 jam sekali. Bayi menangis karena berbagai alasan, bisa karena haus, bisa karena popoknya basah atau hal yang lain. Bayi hanya bisa berkomunikasi lewat tangisan, maka tugas kita sebagai orang tua mencari makna tangisannya.

Jika bayi nangis pada malam hari, ayah bisa ikut menemani ibu menyusui dan ikut menggendong bayi. Dengan menggendong, ayah juga ikut menjalin bonding/kedekatan dengan bayi.

Sumber foto : popmama.com

3. Berikan waktu agar ibu bisa istirahat.

Ibu sangat membutuhkan istirahat yang cukup untuk menjaga stamina pasca lahiran sehingga produksi ASI tetap berjalan normal. Pada saat bayi tidur, ayah bisa meminta ibu untuk turut beristirahat, dan membantu ibu dalam urusan domestik rumah tangga. Urusan domestik sebisa mungkin di handle oleh ayah seperti menyuci piring, baju atau menyapu rumah. Kalau ayah punya budget lebih, ayah bisa menggaji asisten rumah tangga untuk membantu beres-beres rumah.

4. Bantu ibu menggendong bayi

Menurut saya banyak  sekali lo manfaat yang bisa dirasakan apabila seorang ayah mengendong bayinya, seperti menjalin kedekatan/ bonding antara ayah dan bayi, ayah juga ikut membangun fitrah keimanan bayi dengan membacakam dengan ayat suci Alquran dan sholawat sembari menggendong.

5. Bantu mengantikan popok bayi

Ayah juga harus bisa menggantikan popok bayi bergantian dengan Ibu. Hal ini bisa membuat ibu happy karena ayah mau membantu mengurus bayi. Ingat ya apabila ibu happy, maka produksi ASI semakin banyak dan deras.

Selain itu, menggantikan popok bayi memberikan manfaat bonding ayah dan bayi lebih baik. Sambil mengganti popok, ayah bisa mengajak bayi bercerita dam ngobrol, atau bercanda dengannya.

Sumber foto : id.theasianparent.com

6. Melakukan pijat oksitosin

Oksitosin merupakan hormon kebahagian, banyak juga yang menyebutnya hormon cinta. Hormon ini dapat diproduksi kalau ibu dalam kondisi rileks dan bahagia. Salah satu cara dengan memberikan pijatan oksitosin pada ibu agar ASI bisa berjalan lancar. Cara memijat oksitosin saya pelajari bersama istri ketika mengikuti kelas edukasi menyusui semasa istri hamil. Pijat oksitosin adalah gerakan memijat dengan arah memutar sepanjang area tulang belakang dengan bantuan kedua ibu jari. Untuk lebih jelas bisa dilihat di youtube atau ikut kelas prenatal/kelas menyusui di kota kamu.

Banyak bukan peran ayah dalam membantu ibu memberikan ASI eksklusif pada bayi?

Bagaimana dengan para calon ayah? Siap jadi Ayah ASI?

Share dong pengalaman kamu mendukung ibu memberikan ASI untuk si kecil dan jadilah support system bagi ibu. Ibu happy, ASI lancar.

 

Salam

Ayah ASI

 

Anasril Agusri

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *